aksi solidaritas anak Punk dari "RUSIA" untuk anak punk Aceh
Sekelompok anak punk di Moskow,
Rusia, mencorat-coret kantor Kedutaan
Besar RI di Moskow. Mereka mencorat-
coret pagar perwakilan Indonesia di
Rusia tersebut dengan tulisan ‘punk is
not crime ’.
Apa sebab mereka melakukan ini?
Aksi mereka ini sebagai solidaritas atas
penangkapan 65 anak punk di Banda
Aceh. Peristiwa yang direkam lewat
kamera video ini diunggah di Youtube
oleh pengguna yang bernama
Morevanili dan berhasil menyita 3.000-
an penayangan.
Di video yang berdurasi 1 menit 10 detik
ini ada dua kalimat menarik yang ingin
disampaikan. Pertama, tulisan
‘ religion =fascism’ pada satu sisi tembok.
Dan yang kedua adalah ‘punk is not
crime ’ pada sisi tembok yang lain.
“Hari ini kami memotres apa yang telah
dilakukan pemerintah Indonesia atas
tindakan mereka. Kami tidak menolerir
setiap agama yang memiliki kekuasaan
di setiap kekebasan hidup umat
manusia. Khususnya terhadap kami,’
tegas kelompok tersebut
sebagaigaimana dikutip SidomiNews
dari IndyMedia.org Senin (19/12/11 ),
waktu setempat.
Bagaimana dengan tanggapan pihak
Kementerian Luar Negeri atas tindakan
‘anarki’ anak punk ini?
Hingga sekarang masih belum ada
tanggapan dari mereka. Yang
jelas,kelompok punk tersebut berharap
jika semangat anak punk Indonesia
harus tetap berkobar setelah mendengar
peristiwa ini.

Komentar
Posting Komentar