Iran Bajak Stealth Drone US Melalui Sinyal GPS?
Para hacker mengkonfigurasi ulang sistem
GPS dari RQ-170 Sentinel lalu memaksanya
untuk “mendarat atas kemauan sendiri di
tempat yang kami inginkan tanpa harus
meng-crack sinyal remote control dan
komunikasi,” kata seorang engineer Iran
yang sebelumnya telah memeriksa
kelemahan drone tersebut pada bulan
September.
“Navigasi GPS adalah titik terlemah dari
drone tersebut. Dengan menaruh noise
(jamming) pada komunikasinya, maka Anda
akan memaksanya pada mode autopilot.
Inilah saat dimana drone tersebut
kehilangan fungsi ‘otak’ nya,”
Sebuah laporan dari The Register
menyatakan bahwa para pejabat militer
sebetulnya telah mengetahui kelemahan
GPS dari pesawat ini sejak 2003. Laporan
berjudul ‘GPS Spoofing Countermeasures’
tersebut menyatakan kelemahannya
sebagai berikut: “Sebuah serangan yang
lebih berbahaya akan melibatkan
pemberian sinyal GPS palsu pada receiver
GPS sehingga drone tersebut akan
meyakini bahwa dia sedang berlokasi di
suatu tempat, padahal sebetulnya dia tak
ada di tempat tersebut. Serangan dengan
metode pemalsuan sinyal GPS ini lebih
elegan dari ‘jamming ’ karena bersifat lebih
diam-diam.”
Para pejabat Amerika Serikat sendiri
menyalahkan kerusakan pada perangkat
atas insiden lenyapnya drone tersebut,
padahal cuplikan di TV Iran menunjukkan
bahwa kondisi drone tersebut masih baik-
baik saja.
Komentar
Posting Komentar