Data center tak dikasih.aksi lempar blackberry ke kedutaan kanada.

Aksi lempar

BlackBerry yang mungkin akan digelar di

Kedubes Kanada dinyatakan tak sekadar

agar RIM membangun network agregator

atau data center di Indonesia. Namun

mengingatkan agar pihak luar tidak

melecehkan Indonesia.

"Ini pada dasarnya sama seperti saat

protes Ambalat yang akan diambil Malaysia

atau kasus TKW di Arab Saudi. Kita tidak

ingin diinjak-injak," kata Direktur Eksekutif

Lembaga Pengembangan dan

Pemberdayaan Informasi ( LPPMI ),

Kamilov Sagala yang mencetuskan aksi

tersebut.

Menurut Kamilov, spirit yang diangkat

dalam aksi lempar BlackBerry mirip dengan

saat protes Ambalat atau protes lain pada

kelakuan pihak luar yang melecehkan

negara. Dalam hal ini, RIM diprotes karena

dinilai meremehkan Indonesia dengan

tidak memenuhi regulasi.

Mungkin ada kemungkinan aksi lempar

BlackBerry akan menuai kritik. Kamilov pun

menilai jika nanti ada kritikan, berarti pihak

pengritik perlu dipertanyakan kecintaannya

pada Tanah Air.

"Perlu dipertanyakan nasionalismenya

kalau ada yang mengkritik," tukas Kamilov.

Menurutnya, masyarakat banyak yang

mendukung aksi ini. Terlebih protes pada

RIM sejatinya sudah banyak bermunculan,

antara lain lewat internet.

Menurut Kamilov, aksi lempar BlackBerry

rencananya akan dilakukan dalam waktu

dekat, targetnya menjelang tutup tahun

2011 ini. Saat ini pihak LPPMI sedang

berkonsolidasi untuk menggelar protes

yang mungkin dilakukan di Kedubes

Kanada atau di ruang publik seperti

Bundaran HI.


Published with Blogger-droid v2.0.2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CM9 Beta 7 For Galaxy Ace Gio Fit dan Mini

New Stock Firmware DXKT8 for Galaxy Gio Via Odin

Arti lyric badajidingadan (endang soekamti)